Zulfikar, S.H., Terpilih Secara Aklasi Pimpin PK FSB Garteks KSBSI PT PWI 2 Periode 2026 - 2030, Siap Perkuat Solidaritas dan Perjuangan Pekerja
Table of Contents
STCPOS.ID | SERANG — Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) PK FSB GARTEKS KSBSI PT Parkland World Indonesia 2 (PWI 2) menjadi momentum penting dalam memperkuat demokrasi organisasi, soliditas anggota, serta perjuangan hak-hak pekerja di lingkungan perusahaan.
Dalam forum musyawarah yang diselenggarakan di aula pabrik PT Parkland World Indonesia 2 pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Zulfikar, S.H. resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PK FSB GARTEKS KSBSI PT PWI 2 untuk periode 2026–2030.
Keputusan tersebut mencerminkan dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh para perwakilan anggota serta departemen terhadap kepemimpinan Zulfikar, S.H. untuk melanjutkan perjuangan organisasi dalam mengawal kepentingan pekerja.
Pemilihan secara aklamasi ini bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, melainkan juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan tekad bersama untuk membangun organisasi serikat pekerja yang semakin kuat, solid, dan mampu menjawab berbagai tantangan hubungan industrial.
Zulfikar, S.H.: Amanah Besar untuk Memperjuangkan Hak Pekerja
Dalam keterangannya, Zulfikar, S.H. menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota. Ia menegaskan bahwa terpilihnya dirinya secara aklamasi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Kepercayaan ini bukan sekadar kehormatan bagi saya, tetapi merupakan amanah besar untuk memperjuangkan aspirasi anggota dan kepentingan seluruh pekerja. Saya menyadari bahwa kepemimpinan serikat pekerja bukan tentang kepentingan pribadi, melainkan tentang keberanian memperjuangkan keadilan, menjaga solidaritas, dan memastikan hak-hak pekerja dihormati sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Zulfikar.
Ia juga menekankan bahwa serikat pekerja harus tetap kritis dalam menjalankan fungsi perjuangan, tetapi mengedepankan komunikasi, dialog, dan langkah-langkah yang konstruktif dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.
Menurutnya, hubungan industrial yang kondusif tidak boleh dimaknai sebagai kondisi tanpa kritik atau tanpa perbedaan pendapat. Kondusivitas justru harus dibangun melalui keterbukaan, penghormatan terhadap hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta penyelesaian perselisihan secara adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Perkuat Solidaritas, Kawal Kesejahteraan Pekerja
Memasuki periode kepemimpinan 2026–2030, PK FSB GARTEKS KSBSI PT PWI 2 diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan partisipasi anggota, serta mengoptimalkan peran serikat pekerja dalam mengawal pelaksanaan hak-hak normatif dan peningkatan kesejahteraan pekerja.
Selain itu, penguatan komunikasi melalui mekanisme dialog sosial dan Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit menjadi bagian penting dalam mendorong penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara profesional, terbuka, dan berkeadilan.
Organisasi serikat pekerja juga diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi yang responsif, memberikan pendampingan kepada anggota ketika menghadapi persoalan hubungan industrial, serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan.
Menjaga Hubungan Industrial yang Harmonis dan Berkeadilan
Terpilihnya Zulfikar, S.H. secara aklamasi menjadi awal bagi penguatan organisasi untuk empat tahun ke depan. Tantangan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut serikat pekerja untuk semakin solid, profesional, dan konsisten dalam menjalankan fungsi representasi serta perjuangan anggotanya.
Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas, PK FSB GARTEKS KSBSI PT PWI 2 diharapkan mampu membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan, tanpa mengesampingkan prinsip perlindungan serta pemenuhan hak-hak pekerja.
Solid dalam organisasi, kuat dalam perjuangan, dan bermartabat dalam membangun hubungan industrial.
