Masyarakat Desa Beberan Keluhkan Penjual Miras Berkedok Toko Jamu didesa kaserangan
Table of Contents
![]() |
| Dok. Toko jamu |
STCPOS.ID | SERANG - Maraknya penjual minuman keras (miras) yang berkedok toko jamu dikeluhkan warga Desa Beberan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Toko yang dimaksud berada di Desa Kaserangan, perbatasan Desa Beberan, tepatnya dekat jembatan irigasi (kali) , Jumat (16/10/2026).
Toko tersebut diduga menjual berbagai jenis miras oplosan seperti jenis (kecut), kolesom, dan anggur merah secara bebas.
Saat di konfirmasi pihak penjual mengatakan bahwa toko tersebut cabang dari toko jamu yang berada di ciruas tepatnya di sebelah martabak asen ciruas, kalo mau konfirmasi lebih lanjut langsung datang aja ke toko jamu yang di ciruas ketemu dengan bos feri ujar penjaga toko
Warga Desa Beberan yang enggan disebut namanya dengan inisial Kohanz mengatakan, keberadaan toko jamu tersebut sudah sangat meresahkan.
"Kami masyarakat Desa Beberan meminta pihak pemerintah kecamatan dan APH Polsek Ciruas menindak tegas penjual miras yang sudah meresahkan masyarakat," ujarnya.
![]() |
| Dok. Diduga lokasi penjualan miras |
Keluhan serupa disampaikan seorang ibu warga Desa Beberan. Ia mengaku resah karena anaknya sering pulang dalam kondisi mabuk.
"Anak saya sering mabuk ketika pulang ke rumah dan saat ditanya, ia mengaku membeli minuman di toko jamu dekat jembatan kali," kata ibu yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Ia berharap toko jamu yang menjual miras oplosan itu segera ditutup untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, karena dampak dari minuman keras oplosan sangat berbahaya bagi generasi muda dan dapat memicu gangguan kamtibmas.
(*/Hanafi)

