Mafia Kencingan BBM di JLS Kota Cilegon Sedang Perang Dingin: Saling Sikat Demi Solar Dump Truk

Table of Contents

STCPOS.ID | Praktik ilegal kencingan BBM subsidi jenis solar dengan memanfaatkan armada dump truk tambang di sepanjang Jalur Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon hingga kini masih menjadi perhatian serius.

Pasalnya, di sepanjang JLS tersebut masih ditemukan beberapa titik lokasi yang nekat masih melakukan aktivitas penimbunan kencingan solar ilegal dengan cara sembunyi-sembunyi.

Lokasi tersebut tak jauh dari lapak milik bos 4lek yang sebelumnya viral di Jalur Lingkar Selatan tak jauh dari RM Majalengka, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Bedasarkan informasi yang dihimpun, lokasi yang juga parkiran kendaraan dump truk tambang itu hingga saat ini belum tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH).

"Kalau punya 4lek lagi tiarap, terus kemarin Polda geruduk lagi punya Ibu TN dan masih ada lagi lapak di JLS lewat RM Majalengka sedikit, itu jelas ada juga," ungkapnya narasumber, Kamis (1/10/26).

Padahal, akhir-akhir ini Polda Banten sudah beberapa tempat dan lokasi di JLS dan melakukan tindakan meski hasilnya masih nihil. Namun lokasi itu nampaknya belum terjamah.

Meski dipantau dan diintai melalui udara menggunakan drone, lokasi yang dicurigai sebagai lapak penimbun solar ilegal di JLS Kecamatan Citangkil itu masih juga kosong melompong.

"Saya apresiasi walaupun hasilnya masih nihil, nanti buat gebrakan baru," terangnya.

Sementara dari informasi yang beredar para mafia Kencingan BBM subsidi jenis solar di JLS tersebut ternyata sedang perang dingin diduga tengah memperebutkan solar dari Dump Truk.

Publik mendesak, Polda Banten dan Polres Cilegon Tak hanya di dua lokasi itu yang dilakukan penindakan, masih ada beberapa titik lain yang disinyalir menjadi lapak penimbun BBM jenis solar hasil kencingan dump truk tambang di sepanjang JLS. (*/ZM)