Supyadi Ketua KPS : Tuntaskan 35 Unit RTLH di Gunung Kaler, Warga Merasakan Asas Manfaatnya
Table of Contents
![]() |
| Dok. Istimewa |
STCPOS.ID | TANGERANG — Sebanyak 35 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, berhasil dituntaskan melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun anggaran 2026.
Di balik pelaksanaan program tersebut, Ketua Kelompok Pelaksana Swakelola, Supyadi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga program tersebut dapat direalisasikan dan diserahterimakan kepada masyarakat penerima manfaat.
Supyadi mengatakan, keberhasilan pelaksanaan 35 unit RTLH tidak terlepas dari dukungan dan koordinasi berbagai pihak, khususnya Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Dinas Perkim, yang telah mendorong dan memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Gunung Kaler,” ujar Supyadi.
Menurutnya, program rehabilitasi RTLH merupakan program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain memperbaiki kondisi bangunan, bantuan tersebut memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat untuk memiliki hunian yang lebih aman, sehat dan nyaman.
![]() |
| Dok. Istimewa |
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat menerima manfaatnya,” katanya.
Program rehabilitasi RTLH tersebut merupakan bagian dari kegiatan peningkatan kualitas permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektare. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola melalui kelompok pelaksana di Kecamatan Gunung Kaler.
Kegiatan serah terima turut dihadiri Camat Gunung Kaler Udin, sejumlah kepala desa, jajaran Kecamatan Gunung Kaler, pihak pengawasan Dinas Perkim, Tenaga Ahli Sukma Wijaya, para penerima manfaat dari tiga desa, serta jajaran Kelompok Pelaksana Swakelola.
Tuntasnya 35 unit RTLH di Kecamatan Gunung Kaler menjadi bukti bahwa program peningkatan kualitas hunian masyarakat dapat berjalan ketika pemerintah, kelompok pelaksana dan masyarakat bersinergi.
Supyadi pun berharap keberhasilan program tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan hunian layak di wilayah Kecamatan Gunung Kaler.
(Heri)

