Pemuda Berdampak Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Dorong Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

Table of Contents

STCPOS.ID | Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Pemuda Berdampak menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya pemerintah melalui Kabinet Merah Putih dalam mendorong pembangunan nasional. Momentum ini juga menjadi ruang evaluasi untuk memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Rabu (21/10/26).

Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari program yang diluncurkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan rakyat.

“Kami mengapresiasi ikhtiar pemerintah dalam membangun Indonesia. Namun, evaluasi harus terus dilakukan agar kebijakan semakin tepat sasaran, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Bagas.

Pendidikan dan Pembangunan Manusia

Pemuda Berdampak mendorong pemerintah memperkuat akses pendidikan berkualitas, mengurangi angka putus sekolah, meningkatkan kualitas guru, serta memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat kurang mampu. 

Pembangunan manusia juga perlu didukung peningkatan kesehatan, pemenuhan gizi, literasi digital, dan pengembangan keterampilan agar generasi muda siap menghadapi tantangan masa depan.

Evaluasi MBG dan Penguatan KDMP

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memiliki potensi strategis dalam mendukung kualitas sumber daya manusia. Meski demikian, pelaksanaannya perlu terus dievaluasi, terutama terkait kualitas gizi, keamanan pangan, ketepatan sasaran, transparansi anggaran, dan pengawasan distribusi. Pelibatan petani, peternak, nelayan, serta UMKM lokal juga perlu diperkuat.

Sementara itu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diharapkan menjadi penggerak ekonomi rakyat. Pemerintah perlu memastikan koperasi dikelola secara profesional, memiliki model usaha berkelanjutan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat desa. Pemuda juga perlu dilibatkan dalam digitalisasi, pemasaran, dan pengembangan usaha produktif.

Ketenagakerjaan dan Lingkungan Hidup

Pemuda Berdampak mendorong perluasan lapangan kerja yang layak, penguatan pelatihan vokasi, serta dukungan bagi wirausaha muda. Generasi muda harus diberi ruang bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja dan penggerak ekonomi daerah.

Dalam bidang lingkungan, pemerintah diharapkan memperkuat pengelolaan sampah, menjaga kelestarian hutan, memperluas akses air bersih, serta menangani pencemaran dan perubahan iklim. Pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang.

Pemuda sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bagas Yulianto menegaskan bahwa pemuda harus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif.

“Menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Pemuda harus dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan. Kami percaya bahwa apresiasi dan kritik yang membangun merupakan bagian dari kecintaan terhadap bangsa dan upaya mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.

Pemuda Berdampak berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui gerakan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan. Dengan kolaborasi yang kuat, pemuda diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengabdi, Bergerak, Berdampak.

Pemuda Berdampak untuk Indonesia Raya.

Bagas Yulianto
Founder Pemuda Berdampak