Viral di Kota Cilegon, Masyarakat Desak APH Bongkar Aktor Utama Lapak Kencingan Solar Ilegal di JLS

Table of Contents
Foto Ilustrasi/AI Generate
STCPOS.ID | Usai viral di media sosial, praktik dugaan lapak kencingan solar ilegal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon kembali menjadi sorotan. Nama berinisial 4lek pun mencuat dan diduga sebagai aktor utama di balik praktik ilegal tersebut.

Lapak tersebut berlokasi di Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, tepatnya di belakang Rumah Makan Majalengka. Di lokasi itu, BBM bersubsidi jenis solar diduga ditampung dari armada dump truk tambang dengan modus "kencingan" kemudian dijual kembali dengan harga industri.

Masyarakat Kota Cilegon mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera bertindak tegas dan membongkar jaringan mafia BBM hingga ke akar.

"Nama 4lek sudah lama disebut sebagai bos sekaligus pemodal. Polda Banten, Polres Cilegon dan Polsek setempat jangan diam, bongkar aktor utamanya," tegas narasumber yang juga masyarakat Kota Cilegon yang tidak bersedia disebutkan namanya, Rabu (23/9/2026).

Menurutnya, praktik penimbunan solar subsidi sangat merugikan negara dan merampas hak masyarakat kecil.

"Solar subsidi itu untuk rakyat kecil, bukan untuk dijual ke industri. Ini harus jadi atensi serius dan ditindak tegas," tandasnya.

Sumber juga mengatakan, dirinya mengancam bakal menggelar aksi bersama masyarakat jika APH tidak segera bertindak.

"Tidak ada kompromi bagi mafia. Jangan sampai alat negara yang berwenang untuk menindak malah mendiamkan praktik yang merugikan negara ini," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, sosok berinisial 4lek belum berhasil dikonfirmasi. Redaksi masih berupaya menghubungi APH dalam hal ini Polda Banten, Polres Cilegon dan Polsek setempat untuk meminta tanggapan terkait viralnya praktik kencingan solar ilegal di JLS Kota Cilegon ini. (*/Red)