Pekerjaan Akui Proyek Rehabilitasi SMA Al Fatih Gunakan Material Bekas: Plafonnya Cuma di Cat
Table of Contents
![]() |
| Dok. Foto: Kondisi plafon ruang kelas SMA Al Fatih hanya di Cat tidak di Rehabilitasi. (*/TIM) |
STCPOS.ID | Salah seorang pekerja dilokasi proyek rehabilitasi tiga ruang kelas di SMA Al Fatih Global School di Jalan Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Pandeglang akui bahwa material yang pakai masih yang lama alias bekas.
"Kalau plafonnya ngak di rehab hanya di cat aja, teknis selebihnya saya kurang tau, saya juga baru kerja disini," kata pekerja dilokasi, Rabu (19/9).
Diberitakan sebelumnya, Proyek pembangunan rehabilitasi 3 ruang kelas program bantuan revitalisasi sekolah menengah atas melalui kementerian pendidikan diduga jadi syarat korupsi.
Kegiatan bersumber dari ABT tahun 2026 dengan pagu anggaran Rp491.187.000 di SMA Alfatih Global School di Jalan Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Pandeglang dalam pelaksanaannya diduga gunakan material bekas.
Dilokasi, nampak bangunan gedung sekolah pada atap plafon di SMA Al Fatih Global School diduga tidak dilakukan rehabilitasi.
Tak hanya itu, dilokasi juga nampak material yang dipakai masih menggunakan material bekas.
Kemudian, yayasan pendidikan ini juga ternyata mendapatkan 2 titik bantuan untuk pembangunan rehabilitasi gedung sekolah dari kementerian pendidikan.
Namun saat ditanya mengenai hal itu, Abi yang mengaku sebagai ketua komite dan juga suami dari kepala Yayasan di SMA Al Fatih Global School berdalih hanya mendapatkan 1 bantuan dari pemerintah.
"Kita cuma dapat bantuan untuk SMP Islam Terpadu As Salam aja, baru 1 kali ini kita dapat bantuan dari pemerintah," dalihnya.
Sebagai informasi, Yayasan pendidikan yang berlokasi di Jalan Kubang Badak, Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Pandeglang ini mendapat bantuan proyek rehabilitasi dari kementerian pendidikan dan saat ini tengah dilakukan proses pembangunan di dua lokasi berbeda.
Untuk proyek pertama di SMA Al Fatih Global School, mulai dikerjakan sejak 30 Juli 2026 dengan pagi anggaran RpRp491.187.000 sementara proyek kedua untuk SMP Islam Terpadu As Salam dengan pagu anggaran Rp2.499.203.000 yang mulai dikerjakan sejak 29 April s/d 7 Agustus 2026 alias sudah melewati batas waktu pekerjaan.
