PAUD Pelangi Carenang Kunjungi Damkar Cisoka, Anak-anak Belajar Keselamatan Sambil Bermain Air

Table of Contents
 
Dok. Istimewa
STCPOS.ID | TANGERANG — UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Cisoka menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pelangi, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPTD Damkar Cisoka, Jalan Megu-Cisoka No. 8, tersebut menjadi sarana pengenalan profesi pemadam kebakaran sekaligus memberikan edukasi tentang keselamatan dan pencegahan kebakaran sejak usia dini.

Dengan didampingi para guru, anak-anak tampak antusias mengenal berbagai peralatan pemadam kebakaran, kendaraan operasional, hingga tata cara sederhana menghadapi keadaan darurat, khususnya ketika terjadi kebakaran.

Para siswa juga mendapatkan simulasi ringan penggunaan selang air serta diperkenalkan dengan proses evakuasi keselamatan. Kegiatan tersebut dikemas dengan pendekatan yang ramah anak sehingga edukasi keselamatan terasa menyenangkan.

Komandan Regu UPTD Damkar Cisoka, Raya Nugrah, bersama Indrakumawandi dan instruktur Damkar Andi Ramdani, turut mendampingi kegiatan tersebut.

Raya Nugrah mengatakan, kunjungan edukasi seperti ini sangat positif untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran sejak usia dini.

«“Kami sangat senang menerima kunjungan dari adik-adik PAUD Pelangi Carenang. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Raya Nugrah.»

Pihak PAUD Pelangi, Yuni Astuti, S.Pd., M.Psi., turut mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran petugas Damkar Cisoka serta edukasi yang diberikan kepada para siswa.

Sementara itu, salah seorang wali murid, Aelusiawati, yang turut mendampingi putranya, M. Abdul Waffa, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak.

Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan kebakaran tidak hanya mengajarkan keberanian, tetapi juga menambah wawasan dan melatih kewaspadaan anak sejak dini.

«“Belajar bersama tentang pencegahan dini bahaya kebakaran ternyata sangat menyenangkan. Menjadi pahlawan pemadam kebakaran bukan hanya soal keberanian, tetapi juga tentang wawasan. Anak saya sangat antusias mengenal alat pemadam dan cara menyelamatkan diri. Ini sekaligus melatih motorik dan kewaspadaan mereka sejak usia dini,” tutur Aelusiawati.»

Ia menambahkan, aspek keselamatan juga menjadi tanggung jawab orang dewasa, terutama orang tua di lingkungan rumah.

Orang tua, kata dia, perlu memahami langkah awal penanganan kebakaran, mulai dari menghadapi kebocoran gas hingga menangani api yang muncul dari kompor.

“Perlindungan terbaik bagi anak-anak dimulai dari lingkungan rumah yang aman dan orang tua yang sigap,” tambahnya.

Keceriaan semakin terasa ketika tiba pada sesi yang paling dinantikan para siswa, yakni foto bersama dan bermain air menggunakan selang pemadam kebakaran. Anak-anak terlihat gembira menikmati pengalaman langsung bersama petugas Damkar.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga keselamatan, lingkungan, serta membangun keberanian dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui edukasi sederhana dan interaktif tersebut, siswa-siswi PAUD Pelangi diharapkan kelak dapat menjadi generasi yang peduli terhadap keselamatan, lingkungan, serta mampu menjadi motor penggerak kebersamaan di tengah masyarakat.