Komite Nilai CV Diskey Putri Mandiri Arogan, Rehab SDN Cijampang Jawilan Dikejarkan Tanpa Koordinasi
Table of Contents
Pasalnya, sejak proyek rehab tiga ruang kelas yang menelan anggaran Rp451.221.082 juta bersumber dari APBD itu berjalan, pihak kontraktor dari pemenang tender tidak pernah melakukan koordinasi maupun komunikasi dengan komite sekolah.
"Saya sebagai Ketua Komite tidak pernah diajak bicara. Fungsi komite itu kan jelas mengawasi, tapi kami diabaikan," ujar Yusup Bewok, Rabu (28/10/2026).
Yusuf menyangkan sikap pelaksana CV. Diskey Putri Mandiri yang tidak memberikan informasi tentang adanya kegiatan proyek pembangunan di SDN Cijampang tersebut.
"Posisi saya di SDN Cijampang ini sebagai ketua komite sekolah pak, tapi pihak pelaksana atau Kontraktor pembangunan rehabilitasi sekolah jangankan melibatkan saya bersama anggota komite yang lain, ngajak bertemu atau membahas tentang rencana pembangunan rehabilitasi di sekolah SDN Cijampang ini aja tidak pernah," terangnya.
Yusuf mengingatkan, tugas dan fungsi Komite di Sekolah itu sangat jelas, selain mengawasi kegiatan di lingkungan sekolahan juga mengawasi kegiatan yang sifatnya diluar internal sekolahan.
"Fungsi komite sekolah ini sudah jelas, selain mengawasi tentang kegiatan sekolah ya mungkin kalau ada kegiatan di sekolah tersebut harus ikut mengawasi, apalagi tentang rehabilitasi sekolah, saya dan anggota komite mungkin bisa mengawasi pembangunan yang ada," tegasnya.
Sementara hal senada juga diungkapkan, Kepala sekolah (Kepsek) SDN Cijampang, Rokayah, mengaku tidak dilibatkan dalam proses pembangunan.
"Proses pembangunan sekolah ini, kami dari pihak sekolah tidak pernah di libatkan sama sekali," ungkap Rokayah.
Lanjut Rokayah mengatakan, ketika pelaksanaan pembangunan rehabilitasi ini akan berjalan pihak pelaksana proyek itu hanya bertanya terkait MC 0.
"Memang ada yang pernah datang ke sekolah, bilang nya dari dinas pendidikan Kabupaten Serang bagian sarpras, konsultan, sama kontraktor nya, mereka cuma datang dan menemui saya di kantor, dan mengatakan "bu ini MC 0 nya", saya juga tidak paham, Selang beberapa hari langsung di bongkar saja," bebernya.
Saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Kepala bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, saat dikonfirmasi terkesan lepas tangan.
"Oh iya kita mau bangun, silahkan konfirmasi langsung ke pihak kontraktor/ pelaksana saja, atau pihak ke tiga, kami tidak ada intervensi, dan saya juga tidak kenal sama yang menang lelang nya," singkatnya.
Hingga berita ini diterbitkan, CV. Diskey Putri Mandiri selaku pelaksana belum dapat dikonfirmasi. (*/Ari)
