Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Tantang Swiss, Messi dan Alvarez Siap Uji Ketangguhan Die Nati
Table of Contents
![]() |
| Dok. Istimewa |
Argentina kembali mengandalkan ketajaman sang kapten Lionel Messi yang tampil luar biasa sepanjang turnamen. Megabintang yang digadang-gadang sebagai legenda sepak bola dunia itu telah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026 dan menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Swiss. Bersama Julian Alvarez, lini depan La Albiceleste diprediksi akan terus menekan sejak menit awal.
Di sisi lain, Swiss datang dengan persiapan matang. Skuad asuhan Murat Yakin dikabarkan menggelar latihan khusus, termasuk sesi adu penalti selama dua jam sebagai antisipasi jika pertandingan harus ditentukan lewat babak tos-tosan. Kepercayaan diri Swiss juga meningkat setelah berhasil menyingkirkan Kolombia pada babak sebelumnya melalui drama adu penalti, membuktikan mental bertanding mereka tetap solid di bawah tekanan.
Menghadapi juara dunia edisi Qatar 2022 tentu bukan perkara mudah. Namun, Swiss diyakini tidak akan mengubah komposisi pemain terbaiknya. Mereka akan mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin serta permainan kolektif untuk meredam agresivitas serangan Argentina.
Pelatih Lionel Scaloni juga diperkirakan menurunkan skuad terbaiknya dengan formasi 4-1-3-2. Emiliano Martinez tetap menjadi pilihan di bawah mistar, didukung Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Facundo Medina di lini belakang. Leandro Paredes akan menjadi jangkar permainan, sementara Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, dan Enzo Fernandez bertugas mengatur ritme serangan. Di lini depan, duet Lionel Messi dan Julian Alvarez diharapkan kembali menjadi pembeda.
Sementara itu, Swiss diprediksi tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang diisi Gregor Kobel di posisi penjaga gawang. Lini belakang diperkuat Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, dan Ricardo Rodriguez. Remo Freuler serta Granit Xhaka akan menjadi penyeimbang di lini tengah, sedangkan Ruben Vargas, Ardon Jashari, dan Dan Ndoye menopang Breel Embolo sebagai ujung tombak.
Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, Argentina sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman dan kualitas individu yang dimiliki.
Namun, Swiss telah menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi tekanan dari tim-tim besar. Pertahanan disiplin yang sukses membendung Kolombia menjadi modal berharga untuk menghadapi gempuran Messi dan kolega.
Duel ini dipastikan berlangsung sengit. Argentina bertekad melanjutkan langkah menuju semifinal untuk mempertahankan reputasi sebagai juara dunia, sementara Swiss berambisi menciptakan kejutan dengan menyingkirkan salah satu favorit juara dan mengamankan tiket ke empat besar Piala Dunia 2026.(*fajar)
