Maraknya Kasus Curanmor di Tambak Citawa, Warga Minta APH Usut Tuntas Pelaku

Table of Contents
Ilustrasi
STCPOS.ID | SERANG – Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Tambak Citawa, Desa Nambo Ilir, Kelurahan Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, kembali menjadi perhatian masyarakat. Warga mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas para pelaku yang dinilai semakin meresahkan.

Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi pada Selasa (14/07/2026). Peristiwa tersebut menambah daftar panjang aksi curanmor yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Sejumlah warga menilai maraknya aksi pencurian diduga dipengaruhi oleh lemahnya sistem pengamanan parkir, minimnya penjagaan, serta kurangnya penerangan di lokasi. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya saat situasi sedang lengang.

Berdasarkan keterangan warga, kejadian serupa telah terjadi sedikitnya tiga kali dalam kurun waktu terakhir. Masyarakat pun mempertanyakan apakah aksi tersebut dilakukan oleh sindikat spesialis curanmor atau pelaku lokal yang telah memahami kondisi lingkungan, jam-jam sepi, serta titik-titik rawan untuk melancarkan aksinya.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku kawasan Tambak Citawa sudah lama dikenal rawan kehilangan kendaraan bermotor. Bahkan dirinya juga pernah menjadi korban.

 "Di sekitar Tambak Citawa itu sudah sering terjadi kehilangan motor. Banyak orang kehilangan motor, termasuk saya juga pernah menjadi korban. Satu tahun yang lalu motor Vario, kemudian motor Beat. Saya juga pernah kehilangan motor Beat saat hendak ke agen batu apung. Motor itu saya pinjam dari teman, sehingga saya harus mengganti kerugiannya sebesar Rp2 juta," ungkapnya kepada redaksi, Rabu sore (15/07/2026).

Warga tersebut juga berharap aparat penegak hukum dapat bekerja lebih maksimal dalam mengungkap dan menangkap para pelaku curanmor yang telah meresahkan masyarakat.

«"Laporan sudah kami buat, tetapi prosesnya terasa lama. Teman saya sudah setahun kehilangan motor, sampai sekarang belum ada kabarnya. Teman saya yang baru kehilangan juga sama, setelah membuat laporan belum ada perkembangan yang disampaikan. Harapan kami, para pelaku segera ditangkap," tuturnya.»

Hingga berita ini ditayangkan, warga berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Tambak Citawa dan sekitarnya. Selain menangkap pelaku, masyarakat juga meminta peningkatan patroli, pengawasan di titik-titik rawan, serta upaya pencegahan agar lingkungan kembali aman, nyaman, dan kondusif. (*/fajar)