Mahasiswa KKM UPG Kelompok 29 Berpartisipasi dalam Kegiatan Posyandu di Lingkungan Purna Bhakti Kelurahan Drangong
Table of Contents
![]() |
| Dok. Istimewa |
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu berbagai tahapan pelayanan, mulai dari proses registrasi peserta, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan balita, hingga membantu mengarahkan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Pelayanan kesehatan juga didampingi oleh bidan serta dokter yang memberikan pemeriksaan dan konsultasi kepada peserta.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Ketua Posyandu Purna Bhakti, Ibu Euis Setiawati, kegiatan Posyandu di wilayah tersebut rutin dilaksanakan satu kali setiap bulan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
“Setiap bulan kami melaksanakan Posyandu untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada balita dan lansia. Selain pemeriksaan rutin, kegiatan ini juga didampingi oleh bidan dan dokter agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” ujar Ibu Euis Setiawati.
Beliau menjelaskan bahwa sasaran utama kegiatan Posyandu meliputi balita dan lansia. Untuk balita dilakukan pemantauan pertumbuhan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan. Sementara itu, lansia memperoleh pemeriksaan kesehatan secara berkala guna memantau kondisi kesehatan mereka.
Lebih lanjut, Ibu Euis menerangkan bahwa kader Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam keberlangsungan pelayanan kesehatan di masyarakat. Sebelum kegiatan berlangsung, para kader menyusun jadwal pelaksanaan dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas. Informasi mengenai jadwal Posyandu kemudian disampaikan kepada masyarakat, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, orang tua balita, dan lansia.
Selain melaksanakan pelayanan di Posyandu, kader juga melakukan kunjungan ke rumah bagi warga yang tidak dapat hadir agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau. Seluruh hasil pelayanan didokumentasikan serta direkap dalam administrasi bulanan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan. Bahkan, ketika terdapat perlombaan atau penilaian Posyandu, seluruh administrasi dan dokumentasi telah dipersiapkan dengan baik.
“Apabila ada warga yang tidak bisa datang ke Posyandu, kami tetap melakukan kunjungan ke rumah agar mereka tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Semua kegiatan juga kami dokumentasikan dan direkap setiap bulan,” tambahnya.
Selain kegiatan Posyandu bulanan, Ibu Euis juga menyampaikan bahwa senam lansia rutin dilaksanakan setiap hari Minggu pukul 07.00 WIB sebagai upaya menjaga kebugaran dan meningkatkan kualitas hidup para lansia di Lingkungan Purna Bhakti.
Sementara itu, perwakilan Mahasiswa KKM UPG Kelompok 29, Nazmi Nurul Ilham, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud dukungan terhadap program kesehatan yang telah berjalan di Kelurahan Drangong.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu kelancaran pelayanan Posyandu sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, baik bagi balita maupun lansia. Melalui kegiatan ini, kami juga belajar secara langsung mengenai pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kelurahan, dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKM UPG Kelompok 29 berharap sinergi antara mahasiswa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat terus terjalin. Diharapkan pelayanan kesehatan di Kelurahan Drangong semakin optimal sehingga mampu menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan berkualitas. (*/ZD)
