Mahasiswa Soroti Anjloknya PAD Parkir Kota Serang, Desak Wali Kota Copot Kepala UPT Dishub Kota Serang

Table of Contents
 
Idan Wildan
(Koordinator Penggerak Mahasiswa Pelajar Banten)
STCPOS.ID - Kalangan mahasiswa menyoroti tajam anjloknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir di Kota Serang yang dinilai jauh dari target dan memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Dari target sebesar Rp1,5 miliar, realisasi pendapatan parkir disebut hanya mencapai sekitar setengahnya. Kondisi tersebut dianggap sebagai bukti lemahnya pengelolaan sektor parkir yang selama ini menjadi salah satu sumber PAD potensial bagi daerah.(08/05/2026) 

Mahasiswa menilai penurunan drastis tersebut patut dipertanyakan secara serius. Mereka mempertanyakan ada apa sebenarnya dalam pengelolaan parkir di bawah Dinas Perhubungan Kota Serang hingga pendapatan bisa merosot tajam.

Menurut mereka, alasan seperti penertiban parkir maupun pembangunan pasar tidak cukup dijadikan alasan atas turunnya PAD hingga ratusan juta rupiah.
“PAD parkir ini seharusnya bisa maksimal apabila dikelola dengan baik. Penurunan yang sangat jauh dari target tentu memunculkan pertanyaan besar, ada apa sebenarnya dalam pengelolaannya,” ujar Wildan perwakilan mahasiswa.

Mahasiswa menilai sektor parkir merupakan salah satu sumber pendapatan yang sangat potensial bagi daerah apabila dikelola secara profesional dan transparan. Namun, anjloknya capaian PAD justru dinilai memperlihatkan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan dan tata kelola di lapangan. Mereka juga menyoroti kemungkinan adanya kebocoran pendapatan yang harus segera ditelusuri oleh pemerintah daerah.

Menurut Wildan, kondisi ini tidak boleh dianggap biasa karena berdampak langsung terhadap pendapatan daerah yang seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat. Mereka meminta Pemerintah Kota Serang untuk tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut dan segera melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Mahasiswa juga mendesak Wali Kota Serang untuk segera melakukan evaluasi total terhadap pengelolaan parkir di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Serang. Bahkan, mereka meminta agar Kepala UPT sektor parkiran Dishub Kota Serang dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal menjalankan tugas dan tidak becus memaksimalkan potensi PAD daerah.
“Wali Kota Serang harus berani mengambil langkah tegas. Jangan hanya evaluasi, tetapi copot Kepala UPT sektor parkiran Dishub Kota Serang karena dinilai gagal dan tidak mampu meningkatkan PAD parkir. Kalau terus dibiarkan, maka kerugian daerah akan terus terjadi,” tegas Wildan perwakilan Mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa juga meminta adanya audit dan transparansi penuh terkait pengelolaan parkir di Kota Serang agar masyarakat mengetahui secara jelas penyebab pasti anjloknya pendapatan sektor tersebut. Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sampai ada langkah konkret dari Pemerintah Kota Serang.