‎Keluhan Para Sopir Taksi Mencuat di Hotel Swiss-Bel Airport, Soroti Iuran dan Tarif Parkir

Table of Contents
Dok. Ilustrasi 
STCPOS.ID | Tangerang -Keluhan para pengemudi taksi mencuat di lingkungan Swiss-Bel Airport Hotel terkait adanya iuran bulanan serta perubahan kebijakan tarif parkir yang dinilai memberatkan para sopir.
‎Salah satu pengemudi taksi dari Bluebird Group berinisial (I) mengungkapkan kepada awak media stcpos.id.20/04/2026
‎"Saya bersama sopir lain diminta membayar iuran berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000 setiap bulan".
‎lanjut (I) menyebut praktik ini sudah berlangsung cukup lama dan dikoordinir oleh salah satu diduga oknum security di lapangan.
‎Menurutnya, penarikan iuran tersebut juga melibatkan seorang oknum pengemudi berinisial (S) yang bertugas mengumpulkan uang dari sopir lainnya. Iuran bulanan itu disebut sebagai syarat agar taksi yang sering mangkal di area hotel dapat parkir tanpa dikenakan biaya, dengan nomor kendaraan didata oleh oknum petugas security.
‎Namun belakangan, muncul aturan baru yang membuat para sopir semakin keberatan. Bagi taksi yang tidak mengikuti iuran bulanan, dikenakan tarif parkir sebesar Rp4.000 per jam tanpa adanya toleransi waktu. Kebijakan ini dinilai tidak adil, mengingat sebelumnya seluruh taksi Bluebird yang masuk ke area hotel tidak dikenakan biaya parkir, karena adanya kerja sama antara pihak manajemen hotel dengan perusahaan taksi tersebut.
‎Para pengemudi berharap pihak manajemen hotel segera mengevaluasi kondisi ini dan memberikan kejelasan terkait kebijakan yang berlaku di lapangan. Mereka juga meminta agar aturan yang diterapkan tidak merugikan serta tetap mengacu pada kesepakatan resmi yang telah terjalin sebelumnya.(*Red/Tomi)