Diduga Dikelola Anggota DPRD, Pembangunan Ruang Kelas SDIT AJJIHAN Tuai Sorotan
Table of Contents
STCPOS.ID | Pembangunan ruang kelas baru di SDIT AJJIHAN yang berlokasi di Kampung Munjul Tegal, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang tuai sorotan dan memunculkan sejumlah tanda tanya.
Pasalnya, pembangunan tersebut diduga tidak sepenuhnya dikelola oleh pihak yayasan sekolah, melainkan disebut-sebut diurus oleh salah satu anggota dewan.
Hal tersebut terungkap saat awak media melakukan konfirmasi langsung ke pihak sekolah pada 22 Desember 2025. Dalam pertemuan tersebut, pengurus SDIT AJJIHAN menyampaikan bahwa pihak yayasan hanya menerima hasil fisik bangunan berupa ruang kelas, sementara terkait site plan (gambar), pengadaan material, hingga tenaga tukang, seluruhnya telah diurus oleh pihak yang disebut sebagai “Pak Dewan”.
“Yayasan hanya menerima bangunan jadi, soal gambar, material dan tukang semua sudah diurus oleh Pak Dewan,” ujar pengurus SDIT AJJIHAN kepada awak media.
Untuk memastikan kebenaran informasi dan menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang, awak media kembali melakukan konfirmasi lanjutan pada 30 Desember 2025.
Dalam konfirmasi kedua tersebut, pengurus yayasan tetap memberikan keterangan yang sama. Ia menegaskan bahwa pihak yayasan tidak terlibat dalam pengelolaan pembangunan, selain menerima hasil fisik bangunan ruang kelas.
Pengurus yayasan juga menyampaikan bahwa anak dari salah satu dewan yang dimaksud diketahui bersekolah di SDIT AJJIHAN. Bahkan, menurutnya, sebelum kedatangan awak media, sudah ada pihak lain yang datang mempertanyakan hal serupa.
“Saya juga sudah menyampaikan kepada Umi Nilawati selaku pemilik yayasan, bahwa ada yang datang menanyakan soal pembangunan ini. Dan jawaban beliau sama seperti yang saya sampaikan ke bapak dan ibu,” imbuhnya.
Menindaklanjuti pernyataan tersebut, awak media kemudian mengonfirmasi langsung kepada dewan yang bersangkutan melalui pesan singkat WhatsApp yang disebut-sebut mengurus pembangunan ruang kelas SDIT AJJIHAN.
Dalam keterangannya, yang bersangkutan membantah telah mengerjakan pembangunan tersebut.
“Bukan saya yang mengerjakan, ya pak,” ujarnya singkat.
Ia juga meminta awak media untuk melakukan validasi informasi lebih lanjut dari sumber lain. Namun demikian, awak media menegaskan bahwa konfirmasi telah dilakukan langsung kepada pihak yayasan SDIT AJJIHAN, yang secara konsisten menyatakan bahwa mereka hanya menerima bangunan fisik, sementara pengelolaan pembangunan disebut diurus oleh pihak dewan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci terkait sumber anggaran pembangunan, apakah berasal dari pagu anggaran dewan, dana hibah, atau dana pribadi, sehingga persoalan ini masih menyisakan tanda tanya publik dan memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. (*/Jamal)
