Hampir Satu Kelas Salah Ketik Nama Orang Tua, Rapor Siswa SDN 1 Cilangkap Disorot Wali Murid
Table of Contents
STCPOS.ID | Pembagian raport siswa di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cilangkap Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak menuai sorotan dari para wali murid.
Pasalnya, hampir satu kelas siswa diketahui mengalami perubahan penulisan nama orang tua pada lembar rapor semester, sebagaimana terungkap dari informasi salah satu orang tua murid yang tidak mau disebut namanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perubahan tersebut terjadi pada kolom identitas “Orang Tua/Wali Murid” di rapor siswa dengan inisial HR menjadi BS salah satu orang tua siswa kelas 3 SDN 1 Cilangkap Maja kabupaten Lebak.
HR salah satu wali murid menyampaikan bahwa nama orang tua yang tercantum tidak sesuai dengan data sebenarnya. Bahkan, kesalahan itu dialami oleh banyak siswa dalam satu kelas, bukan hanya satu atau dua orang.
Beberapa orang tua mengonfirmasi adanya kekeliruan serupa. “Ibu punya PA, nama orang tuanya salah,” tulis salah satu wali murid. Wali murid lainnya juga menyampaikan hal senada, seperti “Bu punya P juga salah,” hingga “Punya A juga salah,” dan “Punya Z juga salah.” ungkapnya
Menanggapi hal tersebut, wali kelas menyampaikan bahwa kesalahan akan diperbaiki. Dalam pesan singkatnya, wali kelas menyebutkan bahwa data tersebut bersumber dari sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan). “Pas masuk saja kita perbaiki yang salah. Ini mengcopy dari Dapodik,” terang wali kelas dalam percakapan grup WA
Meski pihak sekolah menyatakan akan melakukan perbaikan, Haryanto kaperwil media Fakta berita, menyayangkan kejadian tersebut.
Mereka menilai kesalahan penulisan identitas orang tua pada dokumen resmi seperti rapor menunjukkan kurangnya ketelitian, terlebih rapor merupakan arsip penting yang digunakan untuk keperluan administrasi pendidikan siswa.
“Kalau satu dua mungkin wajar, tapi ini hampir satu kelas. Harusnya dicek ulang sebelum dibagikan,” ungkap Haryanto
Hingga berita ini diturunkan, SDN 1 Cilangkap belum memberikan keterangan resmi secara tertulis terkait penyebab pasti kesalahan data tersebut dan mekanisme koreksi rapor yang sudah terlanjur dibagikan.
Wali murid berharap pihak sekolah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar kesalahan serupa tidak kembali terulang pada semester berikutnya. (*/Jamal)
